PEMDES ULU WAWO

Peringatan HUT RI Ke-80

PEMDES ULU WAWO

Perkantoran Desa Ulu Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara

#KakaoUluWawo #DesaKakao #PetaniHebat #Kolaka Utara

Kakao menjadi komoditi unggulan yang menopang perekonomian warga Desa Ulu Wawo. Dari pantauan di lapangan, hamparan kebun kakao milik warga terlihat subur dengan buah lebat menggantung di batang pohon.

ULU WAWO FC

Peringatan HUT RI Ke-80.

PETA LOKASI KANTOR PEMDES ULU WAWO

https://pemdesuluwawo.blogspot.com

Selamat Datang di Pusat Informasi Pembangunan Desa Ulu Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara

Rabu, 29 Juli 2026

Pemerintah Desa Ulu Wawo Gencar Lakukan Penginputan Indeks Desa untuk Percepatan Pembangunan

 Oleh : Admin Desa

Operator Desa Ulu Wawo sedang melakukan penginputan data Indeks Desa Membangun di Kantor Desa. Data yang diinput menjadi dasar perencanaan dan penyaluran bantuan untuk desa. 

Ulu Wawo, Kolaka Utara – Pemerintah Desa Ulu Wawo saat ini tengah fokus melakukan penginputan data Indeks Desa  atau ID. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk mengukur sejauh mana kemajuan dan kemandirian desa, sekaligus menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan tahun-tahun ke depan.

Pantauan di Kantor Desa Ulu Wawo, Kamis [30/7/2026], terlihat operator desa sedang melakukan penginputan data melalui aplikasi ID di komputer. Tumpukan dokumen, monografi desa, dan data pendukung lainnya disiapkan di atas meja untuk memastikan setiap data yang masuk sesuai kondisi real di lapangan.

Sekretaris Desa Ulu Wawo menyampaikan bahwa penginputan Indeks Desa bukan sekadar kewajiban administrasi. Data yang dimasukkan ke dalam sistem akan menjadi cerminan kondisi nyata desa di 3 dimensi utama, yaitu Ketahanan Sosial, Ketahanan Ekonomi, dan Ketahanan Ekologi.

“Melalui ID kita bisa tahu posisi Desa Ulu Wawo saat ini. Apakah masih berkembang, sudah maju, atau butuh intervensi khusus. Dari situ baru kita bisa susun program yang tepat sasaran,” ujarnya.

Tujuan Penginputan Indeks Desa

Ada 5 tujuan utama dari penginputan Indeks Desa yang dilakukan pemerintah desa bersama operator dan pendamping desa:

Pertama, Mengukur Tingkat Kemajuan dan Kemandirian Desa.

 

Hasil ID akan mengelompokkan desa ke dalam 5 kategori: Sangat Tertinggal, Tertinggal, Berkembang, Maju, dan Mandiri. Kategori ini jadi tolok ukur keberhasilan pembangunan.

Kedua, Menjadi Dasar Perencanaan Pembangunan.

 
Data ID digunakan sebagai rujukan dalam penyusunan RPJMDes dan RKPDes. Misalnya jika indeks pendidikan rendah, maka program prioritas bisa diarahkan ke literasi, perpustakaan desa, atau kerja sama dengan mahasiswa KKN UHO.

Ketiga, Penentu Alokasi Dana dan Bantuan.

 

Kementerian Desa, Pemerintah Provinsi Sultra, dan Pemkab Kolaka Utara menggunakan data ID untuk menentukan besaran Dana Desa dan bantuan lainnya. Desa dengan indeks rendah biasanya mendapat prioritas program.

Keempat, Monitoring dan Evaluasi Pembangunan.


Dengan penginputan rutin setiap tahun, pemerintah bisa melihat grafik perkembangan Desa Ulu Wawo. Apakah akses air bersih meningkat, UMKM bertumbuh, atau angka stunting menurun.

Kelima, Mewujudkan Transparansi Data.

 

Semua data yang diinput bersifat terbuka dan bisa diakses publik. Hal ini untuk memastikan pembangunan desa berjalan akuntabel dan tidak berdasarkan kira-kira.

Dukungan Semua Pihak

Dalam dimensi sosial, data yang dikumpulkan meliputi jumlah Posyandu, angka putus sekolah, dan kegiatan adat. Untuk ekonomi, dilihat dari keberadaan BUMDes, kelompok tani, dan akses ke pasar. Sementara ekologi mencakup sanitasi, air bersih, dan kerawanan bencana.

Pemerintah Desa Ulu Wawo mengajak seluruh Kepala Dusun, BUMDes, sekolah, dan puskesmas untuk membantu melengkapi data agar hasilnya valid.

“Kami berharap warga juga mendukung. Karena data yang benar akan membawa program yang benar pula untuk Desa Ulu Wawo,” tutup Sekdes.

Dengan penginputan ID yang akurat, diharapkan Desa Ulu Wawo bisa naik kelas menjadi desa mandiri dan seluruh program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Selasa, 16 Juni 2026

5.1




 

Minggu, 14 Juni 2026

PEMDES ULU WAWO SALURKAN BLT-DD TAHAP II BULAN APRIL, MEI DAN JUNI SENILAI Rp. 900 RIBU PER KPM

 Oleh: Admin Desa

Pemerintah Desa Ulu Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa BLT-DD Tahap II untuk alokasi bulan April, Mei, dan Juni 2026. Penyaluran dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026 bertempat di Balai Desa Ulu Wawo dan berlangsung lancar, tertib serta transparan sesuai ketentuan Kemendes PDTT.

Kegiatan diawali dengan pemasangan spanduk bertuliskan "PENYALURAN BLT PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DANA DESA TAHUN 2026 DESA ULU WAWO KECAMATAN WAWO KAB. KOLAKA UTARA" sebagai penanda resmi kegiatan. Mekanisme pencairan dilakukan tunai langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat. Setiap KPM menerima Rp300.000 per bulan, sehingga total bantuan yang disalurkan tahap ini Rp900.000 per orang untuk 3 bulan. 

Momen penyerahan bantuan diabadikan dalam foto bersama. Salah satu KPM memegang papan "PENERIMAAN BLT DD RP. 900.000,- DESA ULU WAWO KECAMATAN WAWO BULAN: APRIL - MEI - JUNI" sebagai bentuk dokumentasi keterbukaan informasi publik. Foto bersama ini turut dihadiri Kepala Desa Ulu Wawo Ali Munsir, S.A.P., Ketua BPD Ulu Wawo Alkadar, Pendamping Lokal Desa Kurnia Darwis, Bhabinkamtibmas Muh. Nasir, serta Kepala Dusun se-Desa Ulu Wawo. Kehadiran Forkopimcam tingkat desa menjadi bentuk pengawasan melekat agar penyaluran tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Kades Ali Munsir, S.A.P. menegaskan data KPM BLT-DD Tahap II Bulan April, Mei Juni telah melalui Musyawarah Desa Khusus, verifikasi, dan validasi DTKS. “Hari ini kita salurkan BLT-DD bulan April, Mei, dan Juni secara tunai. Saya minta dana ini dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok seperti sembako dan kebutuhan rumah tangga. Tidak boleh ada potongan sepeser pun,” tegasnya.

PLD Kurnia Darwis menambahkan pendampingan dilakukan sejak pendataan sampai pencairan. “Kami pastikan setiap tahapan sesuai Permendes. Monitoring dilakukan agar bantuan benar-benar sampai ke penerima,” jelasnya.

Bhabinkamtibmas Muh. Nasir mengapresiasi pelaksanaan kondusif. Ia berpesan penerima bijak menggunakan dana. Sementara Ketua BPD Alkadar menyatakan fungsi pengawasan BPD aktif sejak perencanaan hingga penyaluran.

Berdasarkan data Pemdes, jumlah KPM BLT-DD Tahap II Bulan April, Mei, Juni sebanyak 5 orang. Pada penyaluran 15 Juni 2026 yang hadir dan menerima langsung 4 orang. Satu orang KPM berhalangan karena keluar daerah. Untuk KPM tersebut dananya akan disalurkan susulan melalui mekanisme kuasa.

Para penerima menyampaikan terima kasih. Bantuan Rp.900 ribu sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Pemdes Ulu Wawo berkomitmen BLT-DD disalurkan tepat waktu. Dokumentasi foto kegiatan dipublikasikan melalui papan informasi desa dan media sosial sebagai wujud transparansi kepada masyarakat.
 

Senin, 08 Juni 2026

TK Al-Azhar Ulu Wawo Gelar Penamatan Angkatan VIII di Aula Desa, 27 Siswa-Siswi Resmi Dilepas

 Oleh : Admin Desa


ULU WAWO – Aula Desa Ulu Wawo dipenuhi haru dan sukacita pada Senin, 8 Juni 2026. TK Al-Azhar Ulu Wawo menggelar acara Ramah Tamah dan Penamatan Peserta Didik Angkatan VIII Tahun Ajaran 2025/2026. Sebanyak 27 siswa-siswi resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 7 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan yang telah menyelesaikan pembelajaran selama tiga tahun di lembaga tersebut.Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini dihadiri sejumlah tokoh penting. Hadir Kepala Desa Ulu Wawo Ali Munsir, S.A.P. yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan TK Al-Azhar Ulu Wawo, Ketua IGTK Kecamatan Wawo, Ketua Komite TK Al-Azhar Ulu Wawo Muhammad Alkausar, A.Md, Bunda PAUD Ilmawati, S.Pd, seluruh dewan guru, orang tua murid, serta para tamu undangan. 

Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi dengan pembacaan do’a bersama yang dipimpin salah seoarang guru TK Al-Azhar Ulu Wawo. Do’a dipanjatkan agar ilmu yang diperoleh anak-anak menjadi berkah dan bermanfaat di jenjang pendidikan selanjutnya.

Momen paling menyentuh terjadi saat sesi kata perpisahan yang disampaikan ananda Zahwa Afifah Alkausar mewakili teman-teman Angkatan VIII. Dengan polos namun penuh penghayatan, Zahwa menyampaikan rasa terima kasih kepada para bunda guru. “Terima kasih Bunda sudah sabar mengajari kami membaca, menulis, dan berdo’a. Maafkan kami kalau sering nakal dan membuat Bunda capek. Kami sayang Bunda semua,” ucap Zahwa. Ucapan tersebut sontak membuat para orang tua dan guru meneteskan air mata. 

Penampilan kreasi seni anak-anak menjadi daya tarik utama acara. Para peserta didik menampilkan tarian kreasi, hafalan surat pendek Al-Qur’an. Penampilan mereka mendapat tepuk tangan meriah dari orang tua dan tamu undangan yang hadir di Aula Desa Ulu Wawo.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ulu Wawo Ali Munsir, S.A.P. selaku Ketua Yayasan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pendidikan di TK Al-Azhar. “Hari ini kita melepas 27 generasi penerus desa kita. 7 putra dan 20 putri ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Saya berpesan kepada anak-anak, teruslah belajar, hormati guru dan orang tua, serta junjung tinggi nilai agama dan budaya,” pesannya. 

Bunda PAUD Ilmawati, S.Pd. dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan rumah. “Kelulusan TK bukan akhir perjalanan, tapi langkah awal. Peran orang tua sangat besar untuk menanamkan disiplin dan akhlak mulia agar anak-anak siap menghadapi tantangan di SD,” ujarnya.

Ketua Komite TK Al-Azhar Ulu Wawo Muhammad Alkausar, A.Md. juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaan dan dukungan selama ini. Ia berharap komite dan masyarakat terus bersinergi untuk meningkatkan mutu dan sarana prasarana sekolah ke depan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan ijazah dan tanda kelulusan kepada 27 peserta didik oleh Kepala Desa bersama Bunda PAUD dan Ketua Komite. Satu per satu anak maju ke panggung dengan didampingi orang tua, disambut sorak gembira hadirin. Prosesi diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh Angkatan VIII, ramah tamah, dan makan bersama. 

Pihak yayasan berharap lulusan Angkatan VIII TK Al-Azhar Ulu Wawo tumbuh menjadi anak-anak sholeh-sholehah, cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. Penamatan di Aula Desa Ulu Wawo ini menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat desa terhadap pendidikan usia dini sebagai fondasi utama pembentukan generasi masa depan.  

Selasa, 02 Juni 2026

PENYALURAN BANTUAN PANGAN DI DESA ULU WAWO, 131 KK TERIMA BERAS 20 KG DAN MINYAK 4 LITER

Oleh : Admin Desa


ULU WAWO, 2 Juni 2026 – Pemerintah Desa Ulu Wawo menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada warga, Selasa 2 Juni 2026. Kegiatan penyaluran dipusatkan di Kantor Desa Ulu Wawo dan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. 
 
Sebanyak 131 orang warga Desa Ulu Wawo tercatat sebagai penerima manfaat. Setiap penerima mendapatkan jatah beras pangan sebanyak 20 kg dan minyak goreng kemasan 4 liter per orang. Data penerima berasal dari pusat dan telah diverifikasi oleh pemerintah desa 
 
Kepala Desa Ulu Wawo menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. “Bantuan ini kami salurkan sesuai data dari pusat. Kami di desa hanya memastikan prosesnya tepat sasaran, transparan, dan sesuai prosedur,” jelasnya di lokasi kegiatan.
 
Momen penyerahan bantuan juga diabadikan secara simbolis. Dalam foto dokumentasi, terlihat seorang petugas desa beruniform cokelat menyerahkan minyak goreng 4 liter kepada seorang penerima lansia perempuan. Penyerahan berlangsung di meja yang bertuliskan "DS. ULU WAWO ADD TA 2025" Di belakang meja tampak karung beras bertuliskan "BANTUAN PANGAN" yang telah tersusun rapi, siap disalurkan kepada warga lainnya.
 
Proses pembagian dilakukan dengan sistem antre sesuai undangan. Petugas memeriksa KTP dan surat undangan, lalu mencocokkan dengan daftar nama penerima dari pusat. Untuk kelancaran, meja penyaluran dibagi beberapa titik sehingga antrean tidak menumpuk.
 
Turut hadir mendampingi kegiatan ini Kepala Dusun dari masing-masing dusun di Desa Ulu Wawo serta anggota Linmas. Kehadiran Kepala Dusun dan Linmas membantu mengarahkan warga, menjaga ketertiban, dan memastikan keamanan selama penyaluran berlangsung.
 
Warga yang datang terlihat antusias namun tetap tertib. Meski jumlah penerima mencapai 131 orang, suasana berjalan kondusif berkat pengaturan dari panitia dan bantuan Linmas. 
 
Salah satu penerima, Ibu Nurgama warga Dusun III, mengaku bersyukur. “Beras 20 kg dan minyak 4 liter ini sangat membantu kebutuhan dapur kami sebulan ke depan. Terima kasih kepada pemerintah pusat, desa, dan semua pihak yang sudah bekerja,” ujarnya. 
 
Pemerintah Desa Ulu Wawo mengimbau penerima agar memanfaatkan bantuan dengan bijak untuk kebutuhan pangan keluarga. Warga diminta tidak menjual kembali bantuan dalam bentuk apapun agar tujuan program bisa tercapai. 
 
Kegiatan ditutup sekitar pukul 12.30 WITA setelah seluruh 131 penerima mendapatkan haknya. Warga membubarkan diri dengan tertib sambil membawa beras dan minyak untuk keluarga di rumah. 

Rabu, 27 Mei 2026

Lapangan 45 Wawo Jadi Pusat Sholat Idul Adha 1447 H: Warga Ulu Wawo & Wawo Bersatu

Oleh : Admin Desa

WAWO – Ratusan warga dari Desa Ulu Wawo dan Desa Wawo memadati Lapangan 45 Wawo untuk melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Rabu (27/5/2026). Pelaksanaan sholat id berjamaah di lapangan terbuka tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Sholat Idul Adha dimulai tepat pukul 07.00 WITA. Bertindak sebagai imam sholat adalah Saudara Muhammad Farel. Sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Bapak Basok Akbar, S.Ag., M.Pd. Suasana syahdu terasa sejak takbir berkumandang, mengiringi kedatangan jamaah dari berbagai dusun yang datang bersama keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, sambutan Bupati Kolaka Utara dibacakan oleh Camat Wawo Bapak Hadi Suswanto, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh masyarakat Kecamatan Wawo. Ia mengajak warga menjadikan momentum Idul Adha sebagai pengingat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial antar sesama.

“Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban. Ini adalah pengingat bagi kita semua untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh di tengah masyarakat Kecamatan Wawo,” ujar Hadi Suswanto saat membacakan sambutan Bupati di hadapan jamaah.

Dalam khutbahnya, Bapak Basok Akbar, S.Ag., M.Pd. mengangkat tema tentang hakikat kurban dan riwayat Nabi Ibrahim AS. Ia menjelaskan bahwa ibadah kurban adalah bentuk ketaatan tertinggi seorang hamba kepada Allah SWT, sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ibrahim ketika diperintahkan menyembelih putranya, Ismail.

“Kurban mengajarkan kita tentang penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Bukan daging dan darahnya yang sampai kepada-Nya, melainkan ketakwaan kita. Melalui ibadah kurban, hati kita menjadi lebih bersih dan kepedulian sosial kita semakin kuat,” jelas Basok Akbar di hadapan ratusan jamaah.

Ia juga mengingatkan pentingnya mendistribusikan daging kurban secara merata, terutama kepada fakir miskin, anak yatim, dan keluarga yang membutuhkan. Menurutnya, semangat berbagi inilah yang menjadi inti dari perayaan Idul Adha setiap tahunnya agar makna hari raya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Usai sholat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di masing-masing desa. Data dari panitia kurban Kecamatan Wawo mencatat total 39 ekor sapi disembelih secara serentak di tujuh desa.

Rinciannya, Desa Tinukari menyembelih 9 ekor sapi, Desa Salurengko 4 ekor sapi, Desa Puumbolo 7 ekor sapi, Desa Ulu Wawo 5 ekor sapi, Desa Wawo 9 ekor sapi, Desa Latawe 4 ekor sapi, dan Desa Walasiho 1 ekor sapi.

Proses penyembelihan dilakukan oleh panitia kurban di setiap desa dengan tetap memperhatikan syariat Islam dan standar kebersihan. Daging kurban kemudian dibagikan kepada warga, khususnya keluarga kurang mampu, anak yatim, dan janda.

Kepala Desa Ulu Wawo menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga dalam menyukseskan pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Menurutnya, jumlah kurban yang mencapai 39 ekor menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat untuk berbagi dan berkurban.

“Kami bersyukur pelaksanaan sholat dan penyembelihan berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi, baik sebagai pekurban maupun panitia. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan menjadi berkah bagi masyarakat Ulu Wawo dan Wawo,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan silaturahmi antar warga di Lapangan 45 Wawo. Dengan terselenggaranya rangkaian kegiatan Idul Adha 1447 H ini, diharapkan semangat kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di Kecamatan Wawo semakin menguat. Pemerintah Kecamatan Wawo juga mengimbau agar semangat Idul Adha terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari melalui aksi nyata berbagi dan membantu sesama 

 

 

 

 

 

Kamis, 21 Mei 2026

45 Ribu Bibit Kakao Siap Edar dari Desa Ulu Wawo, Petani Kecamatan Wawo Tak Perlu Jauh Cari Bibit

 Oleh : Admin Desa



Ulu Wawo
– Upaya penguatan sektor perkebunan kakao di Kolaka Utara mendapat dukungan dari inisiatif warga. Di Dusun I, Desa Ulu Wawo, Kecamatan Wawo, pembibitan kakao milik Bapak Benyamin H.S kini menjadi sumber bibit unggul bagi petani lokal dan daerah sekitarnya.

Pembibitan tersebut saat ini menampung 62.000 polybag bibit kakao. Tidak semua bibit bertahan hingga siap tanam. Menurut Bapak Benyamin H.S, dalam proses pembibitan kadang ada bibit yang mati akibat cuaca dan hama. Dari total tersebut, sekitar 45.000 bibit dalam kondisi hidup dan siap didistribusikan kepada petani.

Jenis bibit yang ditanam merupakan klon unggulan yang telah terbukti produktif. Di antaranya klon MCC 02, atau klon 45, BR 25, serta BB 01 atau yang dikenal petani sebagai klon Pejantan. Klon-klon ini dipilih karena memiliki daya tumbuh baik, tahan terhadap penyakit, dan sesuai dengan kondisi lahan di wilayah Kolaka Utara.

Suasana kerja di pembibitan tampak hidup saat dua orang pekerja terlihat bercerita di sela waktu istirahat. Keduanya duduk di bawah naungan paranet, dikelilingi ribuan bibit kakao yang tersusun rapi. Pemandangan ini menggambarkan keterlibatan langsung warga  dalam mengelola pembibitan sekaligus menjadi bukti bahwa usaha tersebut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran pembibitan ini sangat membantu petani sekitar Kecamatan Wawo, khususnya Desa Ulu Wawo. Selama ini petani harus mencari bibit ke luar daerah dengan biaya transportasi yang tinggi. Dengan adanya pembibitan di desa sendiri, petani lebih mudah mendapatkan bibit berkualitas tanpa mengeluarkan ongkos besar.

Jangkauan penjualan bibit dari pembibitan milik Bapak Benyamin H.S pun sudah meluas. Selain melayani petani di Kecamatan Wawo, penjualan juga sudah menjangkau Kabupaten Konawe Selatan atau Konsel, bahkan hingga Kota Kendari. Hal ini menunjukkan kepercayaan petani terhadap kualitas bibit yang dihasilkan.

Upaya ini sejalan dengan program Bupati Kolaka Utara terkait revitalisasi kakao. Program tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao melalui peremajaan tanaman tua dan perluasan areal tanam dengan bibit bersertifikat. Pembibitan di Desa Ulu Wawo menjadi salah satu wujud dukungan masyarakat terhadap program tersebut.

Soal harga, pembibitan menawarkan skema yang fleksibel. Harga per pohon untuk pengambilan langsung di tempat pembibitan berkisar Rp7.000 hingga Rp8.000. Sementara untuk pengantaran sampai ke rumah pembeli, biaya disesuaikan dengan jarak lokasi. Kebijakan ini dinilai meringankan petani yang berada di wilayah yang lebih jauh.

Bagi petani, kelompok tani, maupun masyarakat umum yang membutuhkan bibit kakao unggul, dapat langsung menghubungi Bapak Benyamin H.S melalui nomor WhatsApp 085145671126. Ia juga bersedia memberikan konsultasi singkat terkait teknik penanaman dan perawatan bibit.

Dengan kapasitas 45.000 bibit hidup yang siap edar, pembibitan kakao di Desa Ulu Wawo diharapkan mampu mempercepat target revitalisasi kakao di Kolaka Utara. Petani pun berharap hasil panen ke depan meningkat seiring penggunaan bibit unggul yang mudah diakses di tingkat desa. 

Senin, 18 Mei 2026

Sukses Budidaya Bandeng, Kini Desa Ulu Wawo Ekspansi Tanam Jagung 40 Are

Oleh : Admin Desa

ULU WAWO – Program ketahanan pangan Desa Ulu Wawo tahun 2025 terus diperluas. Setelah sukses menjalankan budidaya ikan bandeng, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tunas Harapan kini memulai penanaman jagung di atas lahan seluas 40 are sebagai langkah diversifikasi pangan dan peningkatan pendapatan desa.

Kegiatan penanaman dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 di Dusun I Desa Ulu Wawo. Lahan yang digunakan merupakan lahan sewa yang dikelola BUMDes dengan sistem bagi hasil bersama pemilik lahan. Sistem ini dipilih agar program dapat berjalan berkelanjutan tanpa membebani keuangan desa, sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat pemilik lahan.

Jajaran pemerintah desa, kecamatan, Polsek Ranteangi, dan pengurus BUMDes Tunas Harapan saat penanaman jagung program ketahanan pangan Desa Ulu Wawo di Dusun I, Oktober 2025.

Suasana kegiatan terlihat antusias. Jajaran pemerintah desa, kecamatan, Polsek Ranteangi, dan pengurus BUMDes Tunas Harapan kompak berfoto bersama di lokasi penanaman sambil memegang spanduk bertuliskan “Program Ketahanan Pangan Penanaman Jagung BUMDes Tunas Harapan Desa Ulu Wawo”. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program produktif desa.

Ketua BUMDes Tunas Harapan Marhani Lowa menjelaskan, jenis bibit jagung yang ditanam terdiri dari tiga varietas untuk mengantisipasi kebutuhan pasar dan kondisi cuaca. “Kami menanam 1 kg jagung manis hibrida, 1 kg jagung ketang, dan 3 kg jagung hibrida. Dengan kombinasi ini, kami berharap hasil panen bisa memenuhi kebutuhan konsumsi warga dan juga memiliki nilai jual yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh proses penanaman hingga pemeliharaan akan melibatkan warga sebagai tenaga kerja. Skema bagi hasil diterapkan agar keuntungan yang diperoleh nantinya dibagi secara adil antara BUMDes dan pemilik lahan.

Kegiatan penanaman perdana dihadiri langsung oleh Kapolsek Ranteangi IPTU Iskandar Hodi, S.Pd., Kepala Desa Ulu Wawo Ali Munsir, S.A.P., Wakil Ketua BPD Desa Ulu Wawo Alkadar, Camat Wawo atau yang mewakili Roni Rasbi, S.Sos., PLD Desa Ulu Wawo Kurnia Darwis, serta seluruh perangkat desa.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Kecamatan dan Polsek

Kepala Desa Ulu Wawo Ali Munsir, S.A.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah desa dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat desa.

“Setelah budidaya bandeng berjalan baik, sekarang kita coba sektor pertanian jagung. Harapan kami, dengan luas lahan 40 are ini, hasilnya bisa membantu menstabilkan harga pangan di desa dan menjadi contoh pengelolaan BUMDes yang produktif,” kata Kades Ali Munsir.

Kapolsek Ranteangi IPTU Iskandar Hodi, S.Pd., mengapresiasi langkah Desa Ulu Wawo yang dinilai proaktif dalam membangun kemandirian pangan. Ia menekankan pentingnya pengawalan bersama agar program berjalan transparan dan tepat sasaran.

Camat Wawo yang diwakili oleh Roni Rasbi, S.Sos., menyatakan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap program produktif yang dijalankan BUMDes Tunas Harapan. Menurutnya, inisiatif seperti ini layak menjadi percontohan bagi desa lain di Kecamatan Wawo.

PLD Desa Ulu Wawo Kurnia Darwis menegaskan bahwa pendampingan akan dilakukan secara berkala hingga masa panen. Sementara Wakil Ketua BPD Alkadar menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan aspirasi masyarakat untuk memperkuat ekonomi desa melalui BUMDes.

Dengan adanya program ganda budidaya ikan bandeng dan penanaman jagung, Desa Ulu Wawo optimis dapat memperkuat ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa pada tahun 2025.

Minggu, 17 Mei 2026

Mau Bikin KK dan Akta? Ngga Perlu ke Lasusua, Cukup Ke Kantor Desa Ulu Wawo

Oleh : Admin Desa

Pemerintah Desa Ulu Wawo, Kec. Wawo, Kab. Kolaka Utara mengumumkan bahwa layanan pembuatan dokumen Administrasi Kependudukan atau Adminduk kini dapat diakses secara gratis langsung di Kantor Pemdes Ulu Wawo.

Ini merupakan upaya mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa perlu jauh-jauh ke luar desa.

1. Lokasi dan Waktu Pelayanan

Lokasi: Kantor Pemdes Ulu Wawo
Waktu: Setiap jam kantor

Masyarakat dapat datang langsung pada jam kerja untuk mendapatkan pelayanan.

2. Jenis Layanan Adminduk yang Tersedia di Desa

Berikut layanan yang dapat diurus di Kantor Pemdes Ulu Wawo:

👉Penerbitan Akta Lahir

👉Penerbitan Akta Kematian

👉Pembuatan Kartu Keluarga (KK) Baru

👉Pindah Datang

👉Penambahan Keluarga karena Kelahiran

👉Penerbitan Ulang KK atau Akta yang Rusak/Hilang

      Syarat: Wajib membawa Surat Keterangan Hilang dari Polsek

👉Perbaikan Data Adminduk

     Syarat: Wajib membawa Ijazah atau dokumen dasar sebagai pendukung

3. Perhatian Khusus: Pengecualian KTP-ELUntuk layanan KTP-EL (Kartu Tanda Penduduk Elektronik), tidak dapat dilayani di desa.

Perekaman dan cetak KTP-EL harus dilakukan di Kantor Dukcapil Lasusua, karena alat perekaman dan pencetakan hanya tersedia di sana.

4. Informasi Lebih LanjutUntuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, silakan hubungi perangkat Desa Ulu Wawo atau datang langsung ke Kantor Pemdes pada jam kerja.

Mari manfaatkan layanan gratis ini untuk melengkapi dokumen kependudukan keluarga Anda. Dengan data yang lengkap dan akurat, akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial akan lebih mudah.

Bagikan informasi ini kepada keluarga, tetangga, dan warga Desa Ulu Wawo lainnya.

 

 

 

 

Sabtu, 16 Mei 2026

Penyaluran BLT-DD Tahap Pertama Desa Ulu Wawo Berjalan Lancar, 5 KPM Terima Bantuan untuk Januari–Maret 2026

Oleh : Admin Desa 

 
ULU WAWO – Pemerintah Desa Ulu Wawo menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap Pertama periode Januari–Maret 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Balai Desa Ulu Wawo, Senin 13 April 2026. Penyaluran berlangsung tertib dan disaksikan langsung oleh unsur pemerintah desa, BPD, serta aparat keamanan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ulu Wawo, Ali Munsir, S.A.P. Turut hadir Ketua BPD Alkadar, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Ulu Wawo sebagai bentuk pengawasan dan pengamanan agar proses penyaluran berjalan transparan dan akuntabel.
 
Pada tahap pertama ini, sebanyak 5 orang KPM menerima bantuan. Rinciannya, 1 laki-laki, 4 perempuan, dengan kategori penerima meliputi 1 orang lansia, 1 kepala rumah tangga perempuan atau janda, dan 1 orang penyandang disabilitas. Kehadiran penerima yang lengkap membuat proses verifikasi dan penyerahan bantuan berjalan cepat. 
 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ali Munsir menyampaikan bahwa jumlah penerima BLT-DD tahun 2026 mengalami pengurangan 
dibandingkan tahun sebelumnya. 
 
“Tahun lalu penerima BLT-DD di Desa Ulu Wawo sebanyak 27 KK. Tahun ini berkurang menjadi 5 KK. Ini bukan karena data yang dikurangi sembarangan, tetapi karena adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dan penyesuaian kriteria penerima sesuai aturan yang berlaku,” jelas Kades.
 
Ia menambahkan, penerima yang ditetapkan merupakan warga yang benar-benar memenuhi syarat, yaitu keluarga miskin ekstrem, lansia tunggal, penyandang disabilitas, dan kepala rumah tangga perempuan yang tidak memiliki penghasilan tetap. Data tersebut telah melalui musyawarah desa dan verifikasi bersama BPD serta pendamping desa. 

Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp900.000 untuk periode tiga bulan, atau Rp300.000 per bulan. Bantuan diserahkan secara tunai dan langsung ditandatangani dalam berita acara oleh masing-masing penerima.

Dalam arahannya, Kades Ali Munsir berpesan agar dana yang diterima digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok keluarga.

“Gunakan uang ini untuk membeli beras, lauk, obat, dan kebutuhan dasar lainnya. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban bapak ibu di tengah kondisi ekonomi saat ini,” tegasnya.

Ketua BPD Alkadar juga mengapresiasi proses penyaluran yang berjalan transparan. Ia mengajak masyarakat untuk mengawasi bersama agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Sementara itu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang hadir memastikan situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung. Kehadiran aparat keamanan menjadi bentuk komitmen TNI-Polri dalam mengawal program pemerintah desa. 

Penyaluran BLT-DD Tahap Pertama ini menjadi bukti komitmen Pemdes Ulu Wawo dalam menjaga kesejahteraan warga miskin dan rentan.  


 

Kamis, 14 Mei 2026

Kecamatan Wawo Gelar OJT dan Pelatihan Pembuatan Blog Desa

Oleh : Admin Desa
 

Desa Latawe, 27 April 2026 – Kecamatan Wawo menyelenggarakan kegiatan On the Job Training (OJT) dan pelatihan pembuatan blog desa bagi kader pembangunan manusia dan operator Desa se-Kecamatan Wawo. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Latawe pada hari Senin, 27 April 2026 ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dan kader dalam pengelolaan data serta publikasi informasi desa secara digital.

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Wawo yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Wawo, Roni Rasbi, S.Sos. Dalam sambutannya, Roni Rasbi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.

“Kegiatan OJT dan pelatihan blog desa ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran kader pembangunan manusia dan perangkat desa dalam mendokumentasikan serta menyebarluaskan program pembangunan di wilayah masing-masing. Data yang akurat dan informasi yang terbuka akan mempercepat pembangunan desa,” ujarnya.

Materi OJT dan Pendataan 1000 HPK
Sesi OJT disampaikan oleh pemateri Ibu Yanti. Materi yang dibahas meliputi teknik pendataan lapangan, verifikasi data, serta pemanfaatan data untuk perencanaan program desa. Fokus utama dalam sesi ini adalah pendataan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Pendataan 1000 HPK menjadi prioritas nasional untuk mencegah stunting dan memastikan tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Peserta dilatih cara mengisi formulir, melakukan validasi data, dan menginput hasil pendataan ke dalam sistem yang nantinya dapat digunakan oleh pemerintah desa dan puskesmas.
 
 
Pelatihan Dasar Pembuatan Blog Desa
Sementara itu, materi dasar pembuatan blog desa disampaikan oleh Bapak Sultan Darampa. Peserta yang terdiri dari sekretaris desa dan operator desa dari 7 desa se-Kecamatan Wawo mendapatkan pelatihan praktis mulai dari pembuatan akun Blogger, pengaturan tampilan, hingga teknik penulisan berita kegiatan desa.
 
“Blog desa adalah media resmi yang bisa digunakan untuk menginformasikan kegiatan, program, dan transparansi anggaran desa kepada masyarakat luas. Dengan blog, desa memiliki jejak digital yang profesional dan mudah diakses,” jelas Sultan Darampa.
 
Seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh Pendamping Desa Yasin Bahrudin, S.T. dan Pendamping Lokal Desa Kurnia Darwis. Keduanya memastikan peserta memahami materi dan mampu mengaplikasikannya di desa masing-masing setelah pelatihan selesai.
 
Peserta dari 7 Desa Se-Kecamatan Wawo
Peserta kegiatan ini berasal dari kader pembangunan manusia dari 7 desa se-Kecamatan Wawo. Selain itu, sekretaris desa dan operator desa juga ikut sebagai peserta pelatihan pembuatan blog desa. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan sinergi antara kader di lapangan dengan perangkat desa yang mengelola administrasi dan informasi.
 
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi praktik langsung dan diskusi. Peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik membuat postingan pertama di blog desa mereka masing-masing.
 
Pemerintah Kecamatan Wawo berharap, setelah kegiatan ini, setiap desa mampu mengelola blog desa secara mandiri dan rutin mengunggah informasi kegiatan pembangunan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Langkah ini juga mendukung program desa digital yang dicanangkan pemerintah pusat.
 
Dengan terlaksananya OJT dan pelatihan blog desa ini, diharapkan data 1000 HPK di Kecamatan Wawo semakin akurat dan informasi desa semakin terbuka, sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan tepat guna. 

 

 

Rabu, 13 Mei 2026

Program Ketahanan Pangan Desa Ulu Wawo Berhasil, Panen Bandeng Capai Target Melimpah

Oleh : Admin Desa
 


ULU WAWO– Program Ketahanan Pangan Desa Ulu Wawo Tahun 2025 mencatat keberhasilan besar lewat sektor perikanan. Pemerintah Desa Ulu Wawo bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tunas Harapan sukses menggelar panen raya ikan bandeng dengan hasil produksi yang melimpah.
 
Kepala Desa Ulu Wawo, Ali Munsir, S.A.P., menyatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata desa dalam memperkuat kedaulatan pangan lokal. Seluruh rangkaian aktivitas, mulai dari penebaran bibit ikan bandeng hingga pemberian pakan secara berkala, dikawal langsung oleh Nurmila selaku Pelaksana Kegiatan.
 
Kerja keras tersebut membuahkan hasil maksimal saat panen raya tiba. Total hasil panen ikan bandeng di desa ini dilaporkan hampir mencapai 1 ton. Keberhasilan ini langsung membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat dan pendapatan desa.
 
Kegiatan krusial ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Pendamping Lokal Desa, Kurnia Darwis, yang memberikan apresiasi atas transparansi dan keberhasilan eksekusi program di lapangan. 
 
Ketua BUMDes Tunas Harapan, Marhani Lowa, mengungkapkan bahwa komoditas hasil panen ini memiliki nilai jual yang sangat baik di pasaran. Saat ini, harga ikan bandeng hasil panen Desa Ulu Wawo dibanderol antara Rp 23.000 sampai Rp 30.000 per kilogram. Ke depan, program ketahanan pangan ini akan terus ditingkatkan untuk kesejahteraan warga Ulu Wawo.

Bimbel Gratis di Perpustakaan Ulu Wawo Jadi Ruang Belajar Anak Desa Setiap Rabu Sore

 
Oleh : Admin Desa
 

 

ULU WAWO – Perpustakaan Desa Ulu Wawo kini menjadi tempat belajar baru bagi anak-anak desa melalui program bimbingan belajar atau bimbel gratis yang dilaksanakan setiap hari Rabu setelah sholat Ashar.

Kegiatan ini menyasar anak-anak Desa Ulu Wawo mulai dari tingkat TK hingga SD. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan usia peserta agar mudah dipahami dan menyenangkan.

Ide program bimbel ini digagas oleh Kepala Perpustakaan Ulu Wawo, Miftahul Haerani, S.Pd, bersama
staf perpustakaan, Riski Amaliah, S.Pd. Keduanya melihat kebutuhan anak-anak desa akan ruang belajar tambahan di luar jam sekolah.

 

Kepala Desa Ulu Wawo, Ali Munsir, S.A.P. menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan bimbel di perpustakaan sangat membantu meningkatkan semangat belajar anak-anak sekaligus memanfaatkan fasilitas desa dengan maksimal.


Pada pertemuan sore ini, anak-anak diperkenalkan pada dasar-dasar bahasa Inggris melalui metode sederhana dan interaktif. Terlihat dalam foto, anak-anak duduk mengelilingi meja oranye dengan buku dan alat tulis, mengikuti penjelasan dari pengajar dengan antusias. Suasana kelas kecil di ruang perpustakaan yang penuh rak buku menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.

Diharapkan program bimbel ini dapat berjalan konsisten dan menjadi salah satu kegiatan rutin yang bermanfaat bagi peningkatan literasi dan pengetahuan anak-anak Desa Ulu Wawo.