PEMDES ULU WAWO

Peringatan HUT RI Ke-80

PEMDES ULU WAWO

Perkantoran Desa Ulu Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara

#KakaoUluWawo #DesaKakao #PetaniHebat #Kolaka Utara

Kakao menjadi komoditi unggulan yang menopang perekonomian warga Desa Ulu Wawo. Dari pantauan di lapangan, hamparan kebun kakao milik warga terlihat subur dengan buah lebat menggantung di batang pohon.

ULU WAWO FC

Peringatan HUT RI Ke-80.

PETA LOKASI KANTOR PEMDES ULU WAWO

https://pemdesuluwawo.blogspot.com

Selamat Datang di Pusat Informasi Pembangunan Desa Ulu Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Juni 2026

TK Al-Azhar Ulu Wawo Gelar Penamatan Angkatan VIII di Aula Desa, 27 Siswa-Siswi Resmi Dilepas

 Oleh : Admin Desa


ULU WAWO – Aula Desa Ulu Wawo dipenuhi haru dan sukacita pada Senin, 8 Juni 2026. TK Al-Azhar Ulu Wawo menggelar acara Ramah Tamah dan Penamatan Peserta Didik Angkatan VIII Tahun Ajaran 2025/2026. Sebanyak 27 siswa-siswi resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 7 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan yang telah menyelesaikan pembelajaran selama tiga tahun di lembaga tersebut.Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini dihadiri sejumlah tokoh penting. Hadir Kepala Desa Ulu Wawo Ali Munsir, S.A.P. yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan TK Al-Azhar Ulu Wawo, Ketua IGTK Kecamatan Wawo, Ketua Komite TK Al-Azhar Ulu Wawo Muhammad Alkausar, A.Md, Bunda PAUD Ilmawati, S.Pd, seluruh dewan guru, orang tua murid, serta para tamu undangan. 

Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi dengan pembacaan do’a bersama yang dipimpin salah seoarang guru TK Al-Azhar Ulu Wawo. Do’a dipanjatkan agar ilmu yang diperoleh anak-anak menjadi berkah dan bermanfaat di jenjang pendidikan selanjutnya.

Momen paling menyentuh terjadi saat sesi kata perpisahan yang disampaikan ananda Zahwa Afifah Alkausar mewakili teman-teman Angkatan VIII. Dengan polos namun penuh penghayatan, Zahwa menyampaikan rasa terima kasih kepada para bunda guru. “Terima kasih Bunda sudah sabar mengajari kami membaca, menulis, dan berdo’a. Maafkan kami kalau sering nakal dan membuat Bunda capek. Kami sayang Bunda semua,” ucap Zahwa. Ucapan tersebut sontak membuat para orang tua dan guru meneteskan air mata. 

Penampilan kreasi seni anak-anak menjadi daya tarik utama acara. Para peserta didik menampilkan tarian kreasi, hafalan surat pendek Al-Qur’an. Penampilan mereka mendapat tepuk tangan meriah dari orang tua dan tamu undangan yang hadir di Aula Desa Ulu Wawo.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ulu Wawo Ali Munsir, S.A.P. selaku Ketua Yayasan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pendidikan di TK Al-Azhar. “Hari ini kita melepas 27 generasi penerus desa kita. 7 putra dan 20 putri ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Saya berpesan kepada anak-anak, teruslah belajar, hormati guru dan orang tua, serta junjung tinggi nilai agama dan budaya,” pesannya. 

Bunda PAUD Ilmawati, S.Pd. dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan rumah. “Kelulusan TK bukan akhir perjalanan, tapi langkah awal. Peran orang tua sangat besar untuk menanamkan disiplin dan akhlak mulia agar anak-anak siap menghadapi tantangan di SD,” ujarnya.

Ketua Komite TK Al-Azhar Ulu Wawo Muhammad Alkausar, A.Md. juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaan dan dukungan selama ini. Ia berharap komite dan masyarakat terus bersinergi untuk meningkatkan mutu dan sarana prasarana sekolah ke depan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan ijazah dan tanda kelulusan kepada 27 peserta didik oleh Kepala Desa bersama Bunda PAUD dan Ketua Komite. Satu per satu anak maju ke panggung dengan didampingi orang tua, disambut sorak gembira hadirin. Prosesi diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh Angkatan VIII, ramah tamah, dan makan bersama. 

Pihak yayasan berharap lulusan Angkatan VIII TK Al-Azhar Ulu Wawo tumbuh menjadi anak-anak sholeh-sholehah, cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. Penamatan di Aula Desa Ulu Wawo ini menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat desa terhadap pendidikan usia dini sebagai fondasi utama pembentukan generasi masa depan.  

Selasa, 02 Juni 2026

PENYALURAN BANTUAN PANGAN DI DESA ULU WAWO, 131 KK TERIMA BERAS 20 KG DAN MINYAK 4 LITER

Oleh : Admin Desa


ULU WAWO, 2 Juni 2026 – Pemerintah Desa Ulu Wawo menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada warga, Selasa 2 Juni 2026. Kegiatan penyaluran dipusatkan di Kantor Desa Ulu Wawo dan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. 
 
Sebanyak 131 orang warga Desa Ulu Wawo tercatat sebagai penerima manfaat. Setiap penerima mendapatkan jatah beras pangan sebanyak 20 kg dan minyak goreng kemasan 4 liter per orang. Data penerima berasal dari pusat dan telah diverifikasi oleh pemerintah desa 
 
Kepala Desa Ulu Wawo menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. “Bantuan ini kami salurkan sesuai data dari pusat. Kami di desa hanya memastikan prosesnya tepat sasaran, transparan, dan sesuai prosedur,” jelasnya di lokasi kegiatan.
 
Momen penyerahan bantuan juga diabadikan secara simbolis. Dalam foto dokumentasi, terlihat seorang petugas desa beruniform cokelat menyerahkan minyak goreng 4 liter kepada seorang penerima lansia perempuan. Penyerahan berlangsung di meja yang bertuliskan "DS. ULU WAWO ADD TA 2025" Di belakang meja tampak karung beras bertuliskan "BANTUAN PANGAN" yang telah tersusun rapi, siap disalurkan kepada warga lainnya.
 
Proses pembagian dilakukan dengan sistem antre sesuai undangan. Petugas memeriksa KTP dan surat undangan, lalu mencocokkan dengan daftar nama penerima dari pusat. Untuk kelancaran, meja penyaluran dibagi beberapa titik sehingga antrean tidak menumpuk.
 
Turut hadir mendampingi kegiatan ini Kepala Dusun dari masing-masing dusun di Desa Ulu Wawo serta anggota Linmas. Kehadiran Kepala Dusun dan Linmas membantu mengarahkan warga, menjaga ketertiban, dan memastikan keamanan selama penyaluran berlangsung.
 
Warga yang datang terlihat antusias namun tetap tertib. Meski jumlah penerima mencapai 131 orang, suasana berjalan kondusif berkat pengaturan dari panitia dan bantuan Linmas. 
 
Salah satu penerima, Ibu Nurgama warga Dusun III, mengaku bersyukur. “Beras 20 kg dan minyak 4 liter ini sangat membantu kebutuhan dapur kami sebulan ke depan. Terima kasih kepada pemerintah pusat, desa, dan semua pihak yang sudah bekerja,” ujarnya. 
 
Pemerintah Desa Ulu Wawo mengimbau penerima agar memanfaatkan bantuan dengan bijak untuk kebutuhan pangan keluarga. Warga diminta tidak menjual kembali bantuan dalam bentuk apapun agar tujuan program bisa tercapai. 
 
Kegiatan ditutup sekitar pukul 12.30 WITA setelah seluruh 131 penerima mendapatkan haknya. Warga membubarkan diri dengan tertib sambil membawa beras dan minyak untuk keluarga di rumah. 

Rabu, 27 Mei 2026

Lapangan 45 Wawo Jadi Pusat Sholat Idul Adha 1447 H: Warga Ulu Wawo & Wawo Bersatu

Oleh : Admin Desa

WAWO – Ratusan warga dari Desa Ulu Wawo dan Desa Wawo memadati Lapangan 45 Wawo untuk melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Rabu (27/5/2026). Pelaksanaan sholat id berjamaah di lapangan terbuka tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Sholat Idul Adha dimulai tepat pukul 07.00 WITA. Bertindak sebagai imam sholat adalah Saudara Muhammad Farel. Sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Bapak Basok Akbar, S.Ag., M.Pd. Suasana syahdu terasa sejak takbir berkumandang, mengiringi kedatangan jamaah dari berbagai dusun yang datang bersama keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, sambutan Bupati Kolaka Utara dibacakan oleh Camat Wawo Bapak Hadi Suswanto, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh masyarakat Kecamatan Wawo. Ia mengajak warga menjadikan momentum Idul Adha sebagai pengingat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial antar sesama.

“Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban. Ini adalah pengingat bagi kita semua untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh di tengah masyarakat Kecamatan Wawo,” ujar Hadi Suswanto saat membacakan sambutan Bupati di hadapan jamaah.

Dalam khutbahnya, Bapak Basok Akbar, S.Ag., M.Pd. mengangkat tema tentang hakikat kurban dan riwayat Nabi Ibrahim AS. Ia menjelaskan bahwa ibadah kurban adalah bentuk ketaatan tertinggi seorang hamba kepada Allah SWT, sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ibrahim ketika diperintahkan menyembelih putranya, Ismail.

“Kurban mengajarkan kita tentang penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Bukan daging dan darahnya yang sampai kepada-Nya, melainkan ketakwaan kita. Melalui ibadah kurban, hati kita menjadi lebih bersih dan kepedulian sosial kita semakin kuat,” jelas Basok Akbar di hadapan ratusan jamaah.

Ia juga mengingatkan pentingnya mendistribusikan daging kurban secara merata, terutama kepada fakir miskin, anak yatim, dan keluarga yang membutuhkan. Menurutnya, semangat berbagi inilah yang menjadi inti dari perayaan Idul Adha setiap tahunnya agar makna hari raya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Usai sholat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di masing-masing desa. Data dari panitia kurban Kecamatan Wawo mencatat total 39 ekor sapi disembelih secara serentak di tujuh desa.

Rinciannya, Desa Tinukari menyembelih 9 ekor sapi, Desa Salurengko 4 ekor sapi, Desa Puumbolo 7 ekor sapi, Desa Ulu Wawo 5 ekor sapi, Desa Wawo 9 ekor sapi, Desa Latawe 4 ekor sapi, dan Desa Walasiho 1 ekor sapi.

Proses penyembelihan dilakukan oleh panitia kurban di setiap desa dengan tetap memperhatikan syariat Islam dan standar kebersihan. Daging kurban kemudian dibagikan kepada warga, khususnya keluarga kurang mampu, anak yatim, dan janda.

Kepala Desa Ulu Wawo menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga dalam menyukseskan pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Menurutnya, jumlah kurban yang mencapai 39 ekor menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat untuk berbagi dan berkurban.

“Kami bersyukur pelaksanaan sholat dan penyembelihan berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi, baik sebagai pekurban maupun panitia. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan menjadi berkah bagi masyarakat Ulu Wawo dan Wawo,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan silaturahmi antar warga di Lapangan 45 Wawo. Dengan terselenggaranya rangkaian kegiatan Idul Adha 1447 H ini, diharapkan semangat kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di Kecamatan Wawo semakin menguat. Pemerintah Kecamatan Wawo juga mengimbau agar semangat Idul Adha terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari melalui aksi nyata berbagi dan membantu sesama 

 

 

 

 

 

Kamis, 21 Mei 2026

45 Ribu Bibit Kakao Siap Edar dari Desa Ulu Wawo, Petani Kecamatan Wawo Tak Perlu Jauh Cari Bibit

 Oleh : Admin Desa



Ulu Wawo
– Upaya penguatan sektor perkebunan kakao di Kolaka Utara mendapat dukungan dari inisiatif warga. Di Dusun I, Desa Ulu Wawo, Kecamatan Wawo, pembibitan kakao milik Bapak Benyamin H.S kini menjadi sumber bibit unggul bagi petani lokal dan daerah sekitarnya.

Pembibitan tersebut saat ini menampung 62.000 polybag bibit kakao. Tidak semua bibit bertahan hingga siap tanam. Menurut Bapak Benyamin H.S, dalam proses pembibitan kadang ada bibit yang mati akibat cuaca dan hama. Dari total tersebut, sekitar 45.000 bibit dalam kondisi hidup dan siap didistribusikan kepada petani.

Jenis bibit yang ditanam merupakan klon unggulan yang telah terbukti produktif. Di antaranya klon MCC 02, atau klon 45, BR 25, serta BB 01 atau yang dikenal petani sebagai klon Pejantan. Klon-klon ini dipilih karena memiliki daya tumbuh baik, tahan terhadap penyakit, dan sesuai dengan kondisi lahan di wilayah Kolaka Utara.

Suasana kerja di pembibitan tampak hidup saat dua orang pekerja terlihat bercerita di sela waktu istirahat. Keduanya duduk di bawah naungan paranet, dikelilingi ribuan bibit kakao yang tersusun rapi. Pemandangan ini menggambarkan keterlibatan langsung warga  dalam mengelola pembibitan sekaligus menjadi bukti bahwa usaha tersebut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran pembibitan ini sangat membantu petani sekitar Kecamatan Wawo, khususnya Desa Ulu Wawo. Selama ini petani harus mencari bibit ke luar daerah dengan biaya transportasi yang tinggi. Dengan adanya pembibitan di desa sendiri, petani lebih mudah mendapatkan bibit berkualitas tanpa mengeluarkan ongkos besar.

Jangkauan penjualan bibit dari pembibitan milik Bapak Benyamin H.S pun sudah meluas. Selain melayani petani di Kecamatan Wawo, penjualan juga sudah menjangkau Kabupaten Konawe Selatan atau Konsel, bahkan hingga Kota Kendari. Hal ini menunjukkan kepercayaan petani terhadap kualitas bibit yang dihasilkan.

Upaya ini sejalan dengan program Bupati Kolaka Utara terkait revitalisasi kakao. Program tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao melalui peremajaan tanaman tua dan perluasan areal tanam dengan bibit bersertifikat. Pembibitan di Desa Ulu Wawo menjadi salah satu wujud dukungan masyarakat terhadap program tersebut.

Soal harga, pembibitan menawarkan skema yang fleksibel. Harga per pohon untuk pengambilan langsung di tempat pembibitan berkisar Rp7.000 hingga Rp8.000. Sementara untuk pengantaran sampai ke rumah pembeli, biaya disesuaikan dengan jarak lokasi. Kebijakan ini dinilai meringankan petani yang berada di wilayah yang lebih jauh.

Bagi petani, kelompok tani, maupun masyarakat umum yang membutuhkan bibit kakao unggul, dapat langsung menghubungi Bapak Benyamin H.S melalui nomor WhatsApp 085145671126. Ia juga bersedia memberikan konsultasi singkat terkait teknik penanaman dan perawatan bibit.

Dengan kapasitas 45.000 bibit hidup yang siap edar, pembibitan kakao di Desa Ulu Wawo diharapkan mampu mempercepat target revitalisasi kakao di Kolaka Utara. Petani pun berharap hasil panen ke depan meningkat seiring penggunaan bibit unggul yang mudah diakses di tingkat desa. 

Minggu, 17 Mei 2026

Mau Bikin KK dan Akta? Ngga Perlu ke Lasusua, Cukup Ke Kantor Desa Ulu Wawo

Oleh : Admin Desa

Pemerintah Desa Ulu Wawo, Kec. Wawo, Kab. Kolaka Utara mengumumkan bahwa layanan pembuatan dokumen Administrasi Kependudukan atau Adminduk kini dapat diakses secara gratis langsung di Kantor Pemdes Ulu Wawo.

Ini merupakan upaya mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa perlu jauh-jauh ke luar desa.

1. Lokasi dan Waktu Pelayanan

Lokasi: Kantor Pemdes Ulu Wawo
Waktu: Setiap jam kantor

Masyarakat dapat datang langsung pada jam kerja untuk mendapatkan pelayanan.

2. Jenis Layanan Adminduk yang Tersedia di Desa

Berikut layanan yang dapat diurus di Kantor Pemdes Ulu Wawo:

👉Penerbitan Akta Lahir

👉Penerbitan Akta Kematian

👉Pembuatan Kartu Keluarga (KK) Baru

👉Pindah Datang

👉Penambahan Keluarga karena Kelahiran

👉Penerbitan Ulang KK atau Akta yang Rusak/Hilang

      Syarat: Wajib membawa Surat Keterangan Hilang dari Polsek

👉Perbaikan Data Adminduk

     Syarat: Wajib membawa Ijazah atau dokumen dasar sebagai pendukung

3. Perhatian Khusus: Pengecualian KTP-ELUntuk layanan KTP-EL (Kartu Tanda Penduduk Elektronik), tidak dapat dilayani di desa.

Perekaman dan cetak KTP-EL harus dilakukan di Kantor Dukcapil Lasusua, karena alat perekaman dan pencetakan hanya tersedia di sana.

4. Informasi Lebih LanjutUntuk pertanyaan dan informasi lebih lanjut, silakan hubungi perangkat Desa Ulu Wawo atau datang langsung ke Kantor Pemdes pada jam kerja.

Mari manfaatkan layanan gratis ini untuk melengkapi dokumen kependudukan keluarga Anda. Dengan data yang lengkap dan akurat, akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial akan lebih mudah.

Bagikan informasi ini kepada keluarga, tetangga, dan warga Desa Ulu Wawo lainnya.

 

 

 

 

Kamis, 14 Mei 2026

Kecamatan Wawo Gelar OJT dan Pelatihan Pembuatan Blog Desa

Oleh : Admin Desa
 

Desa Latawe, 27 April 2026 – Kecamatan Wawo menyelenggarakan kegiatan On the Job Training (OJT) dan pelatihan pembuatan blog desa bagi kader pembangunan manusia dan operator Desa se-Kecamatan Wawo. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Latawe pada hari Senin, 27 April 2026 ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dan kader dalam pengelolaan data serta publikasi informasi desa secara digital.

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Wawo yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Wawo, Roni Rasbi, S.Sos. Dalam sambutannya, Roni Rasbi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.

“Kegiatan OJT dan pelatihan blog desa ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran kader pembangunan manusia dan perangkat desa dalam mendokumentasikan serta menyebarluaskan program pembangunan di wilayah masing-masing. Data yang akurat dan informasi yang terbuka akan mempercepat pembangunan desa,” ujarnya.

Materi OJT dan Pendataan 1000 HPK
Sesi OJT disampaikan oleh pemateri Ibu Yanti. Materi yang dibahas meliputi teknik pendataan lapangan, verifikasi data, serta pemanfaatan data untuk perencanaan program desa. Fokus utama dalam sesi ini adalah pendataan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Pendataan 1000 HPK menjadi prioritas nasional untuk mencegah stunting dan memastikan tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Peserta dilatih cara mengisi formulir, melakukan validasi data, dan menginput hasil pendataan ke dalam sistem yang nantinya dapat digunakan oleh pemerintah desa dan puskesmas.
 
 
Pelatihan Dasar Pembuatan Blog Desa
Sementara itu, materi dasar pembuatan blog desa disampaikan oleh Bapak Sultan Darampa. Peserta yang terdiri dari sekretaris desa dan operator desa dari 7 desa se-Kecamatan Wawo mendapatkan pelatihan praktis mulai dari pembuatan akun Blogger, pengaturan tampilan, hingga teknik penulisan berita kegiatan desa.
 
“Blog desa adalah media resmi yang bisa digunakan untuk menginformasikan kegiatan, program, dan transparansi anggaran desa kepada masyarakat luas. Dengan blog, desa memiliki jejak digital yang profesional dan mudah diakses,” jelas Sultan Darampa.
 
Seluruh rangkaian kegiatan didampingi oleh Pendamping Desa Yasin Bahrudin, S.T. dan Pendamping Lokal Desa Kurnia Darwis. Keduanya memastikan peserta memahami materi dan mampu mengaplikasikannya di desa masing-masing setelah pelatihan selesai.
 
Peserta dari 7 Desa Se-Kecamatan Wawo
Peserta kegiatan ini berasal dari kader pembangunan manusia dari 7 desa se-Kecamatan Wawo. Selain itu, sekretaris desa dan operator desa juga ikut sebagai peserta pelatihan pembuatan blog desa. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan sinergi antara kader di lapangan dengan perangkat desa yang mengelola administrasi dan informasi.
 
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi praktik langsung dan diskusi. Peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik membuat postingan pertama di blog desa mereka masing-masing.
 
Pemerintah Kecamatan Wawo berharap, setelah kegiatan ini, setiap desa mampu mengelola blog desa secara mandiri dan rutin mengunggah informasi kegiatan pembangunan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Langkah ini juga mendukung program desa digital yang dicanangkan pemerintah pusat.
 
Dengan terlaksananya OJT dan pelatihan blog desa ini, diharapkan data 1000 HPK di Kecamatan Wawo semakin akurat dan informasi desa semakin terbuka, sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan tepat guna. 

 

 

Rabu, 13 Mei 2026

Bimbel Gratis di Perpustakaan Ulu Wawo Jadi Ruang Belajar Anak Desa Setiap Rabu Sore

 
Oleh : Admin Desa
 

 

ULU WAWO – Perpustakaan Desa Ulu Wawo kini menjadi tempat belajar baru bagi anak-anak desa melalui program bimbingan belajar atau bimbel gratis yang dilaksanakan setiap hari Rabu setelah sholat Ashar.

Kegiatan ini menyasar anak-anak Desa Ulu Wawo mulai dari tingkat TK hingga SD. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan usia peserta agar mudah dipahami dan menyenangkan.

Ide program bimbel ini digagas oleh Kepala Perpustakaan Ulu Wawo, Miftahul Haerani, S.Pd, bersama
staf perpustakaan, Riski Amaliah, S.Pd. Keduanya melihat kebutuhan anak-anak desa akan ruang belajar tambahan di luar jam sekolah.

 

Kepala Desa Ulu Wawo, Ali Munsir, S.A.P. menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan bimbel di perpustakaan sangat membantu meningkatkan semangat belajar anak-anak sekaligus memanfaatkan fasilitas desa dengan maksimal.


Pada pertemuan sore ini, anak-anak diperkenalkan pada dasar-dasar bahasa Inggris melalui metode sederhana dan interaktif. Terlihat dalam foto, anak-anak duduk mengelilingi meja oranye dengan buku dan alat tulis, mengikuti penjelasan dari pengajar dengan antusias. Suasana kelas kecil di ruang perpustakaan yang penuh rak buku menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.

Diharapkan program bimbel ini dapat berjalan konsisten dan menjadi salah satu kegiatan rutin yang bermanfaat bagi peningkatan literasi dan pengetahuan anak-anak Desa Ulu Wawo.

Selasa, 12 Mei 2026

Kecamatan Wawo Bersiap Sambut HUT RI ke-81 Tahun 2026: Desa Ulu Wawo Jadi Tuan Rumah Ditengah Efisiensi Anggaran

WAWO – Pemerintah Kecamatan Wawo resmi memulai persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026. Camat Wawo, Hadi Suswanto, ST., MT. memimpin langsung rapat koordinasi awal yang dihadiri oleh seluruh Kepala Desa dan Sekretaris Desa (Sekdes) se-Kecamatan Wawo pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 09.00 WITA di Kantor Camat Wawo.

Berdasarkan kesepakatan bersama, Desa Ulu Wawo yang dipimpin oleh Ali Munsir, S.A.P. resmi ditunjuk sebagai tuan rumah sekaligus pelaksana kegiatan HUT RI tingkat Kecamatan Wawo. Pemerintah Desa Ulu Wawo menyatakan siap mengemban amanah tersebut. Seluruh pemerintah desa se-Kecamatan Wawo juga menegaskan komitmen mereka untuk tetap bersatu memeriahkan hari kemerdekaan, meskipun di tengah kondisi efisiensi anggaran.

"Keterbatasan anggaran bukan penghalang bagi kita untuk menumbuhkan rasa nasionalisme. Dengan gotong royong dan kebersamaan seluruh desa, saya yakin perayaan HUT RI ke-81 di Kecamatan Wawo ini akan tetap berlangsung meriah dan khidmat," ujar Camat Wawo, Hadi Suswanto, seusai memimpin rapat.

Keterbatasan dana operasional memaksa pihak panitia melakukan pengurangan jumlah kegiatan lomba guna menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada. Salah satu keputusan penting dalam rapat ini adalah meniadakan lomba sepak bola untuk tahun ini. Selain karena faktor efisiensi anggaran, keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya di mana pertandingan sepak bola kerap menimbulkan kericuhan antar pemain maupun penonton.

Sebagai gantinya, rapat menyepakati beberapa cabang kegiatan yang akan tetap dipertandingkan, antara lain:

Bidang Olahraga: Bola voli (putra/putri), sepak takraw, catur, dan lari maraton. Bidang Keagamaan: Lomba sholawat kelompok Majelis Taklim dan lomba sholat jenazah.Program PKK : Lomba kebersihan desa.

Untuk mendukung Desa Ulu Wawo sebagai penyelenggara, rapat juga membahas estimasi dana sumbangan dari setiap desa. Dana tersebut nantinya akan disalurkan untuk membantu penyiapan logistik, sarana prasarana, serta penyediaan hadiah lomba.

Kepala Desa Ulu Wawo, Ali Munsir, S.A.P., menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan dan dukungan dari desa-desa tetangga. "Sebagai tuan rumah, kami di Pemerintah Desa Ulu Wawo menyatakan siap lahir batin. Dukungan logistik dan dana sumbangan dari desa-desa lain sangat membantu kami dalam menyiapkan sarana, prasarana, hingga hadiah lomba nanti," ungkap Ali Munsir.

Langkah berikutnya, pemerintah kecamatan akan menggelar pertemuan lanjutan dengan memperluas pelibatan unsur-unsur lain, seperti mengundang Ketua KONI, para kepala sekolah, dan tokoh masyarakat untuk pembentukan panitia formal. Pihak Kecamatan Wawo juga menegaskan akan melibatkan penuh unsur TNI dan Polri guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81  agar berjalan aman, dan tertib.

 

Penulis: Admin Desa 


 

Senin, 04 Mei 2026

Layanan Kesehatan Terpadu, Desa Ulu Wawo Gelar Posyandu ILP dan Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular

   
Penulis : Admin Desa 

ULU WAWO – Pemerintah Desa Ulu Wawo sukses menyelenggarakan kegiatan Posyandu rutin yang dilaksanakan pada tanggal 4 setiap bulannya. Kegiatan yang mengusung konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) ini memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh bagi berbagai kelompok usia warga desa.
 
Kegiatan bulan ini mencatat antusiasme warga dengan kehadiran 7 ibu hamil, 30 bayi dan balita, serta 20 lansia. Pelayanan kesehatan dilakukan secara kolaboratif oleh 11 kader Posyandu ILP, 1 orang Kader Pembangunan Masyarakat (KPM), serta didampingi langsung oleh Bidan Desa, Jumierni, Amd. Keb. Selain itu, 5 petugas dari Puskesmas Kecamatan Wawo turut hadir memberikan dukungan medis teknis.
 
Bagi balita, fokus utama pelayanan adalah pemberian imunisasi lengkap guna meningkatkan kekebalan tubuh anak. Sementara itu, kelompok lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang lebih spesifik untuk mendeteksi penyakit tidak menular, meliputi cek tensi darah, serta pemeriksaan kadar kolesterol, asam urat, dan gula darah.

Pemberian susu pada bumil kek

Bidan Desa, Jumierni, Amd. Keb, memastikan setiap warga mendapatkan konsultasi kesehatan setelah hasil pemeriksaan keluar, sehingga warga bisa lebih dini mengantisipasi gangguan kesehatan yang ditemukan.
  
Bidan Desa, Jumierni, Amd. Keb, memastikan setiap warga mendapatkan konsultasi kesehatan setelah hasil pemeriksaan keluar, sehingga warga bisa lebih dini mengantisipasi gangguan kesehatan yang ditemukan.
 
Di sela-sela kegiatan, Koordinator Posyandu, Risma Adiyanti Baharuddin, S.Farm,  kembali menekankan pentingnya kehadiran warga. Beliau berpesan agar masyarakat terus meningkatkan kehadirannya pada jadwal yang telah ditetapkan.
 
"Kami harapkan kesadaran warga semakin meningkat untuk datang ke Posyandu setiap tanggal 4. Layanan ini sudah lengkap, mulai dari imunisasi anak hingga cek laboratorium sederhana untuk lansia, jadi mohon manfaatkan fasilitas ini demi kesehatan kita bersama," tegas sang koordinator.
 
Dengan terlaksananya agenda rutin ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat Desa Ulu Wawo dapat terus terpantau dan meningkat secara signifikan.