Oleh : Admin Desa
Sholat Idul Adha dimulai tepat pukul 07.00 WITA. Bertindak sebagai imam sholat adalah Saudara Muhammad Farel. Sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Bapak Basok Akbar, S.Ag., M.Pd. Suasana syahdu terasa sejak takbir berkumandang, mengiringi kedatangan jamaah dari berbagai dusun yang datang bersama keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, sambutan Bupati Kolaka Utara dibacakan oleh Camat Wawo Bapak Hadi Suswanto, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh masyarakat Kecamatan Wawo. Ia mengajak warga menjadikan momentum Idul Adha sebagai pengingat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial antar sesama.
“Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban. Ini adalah pengingat bagi kita semua untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh di tengah masyarakat Kecamatan Wawo,” ujar Hadi Suswanto saat membacakan sambutan Bupati di hadapan jamaah.
“Kurban mengajarkan kita tentang penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Bukan daging dan darahnya yang sampai kepada-Nya, melainkan ketakwaan kita. Melalui ibadah kurban, hati kita menjadi lebih bersih dan kepedulian sosial kita semakin kuat,” jelas Basok Akbar di hadapan ratusan jamaah.
Ia juga mengingatkan pentingnya mendistribusikan daging kurban secara merata, terutama kepada fakir miskin, anak yatim, dan keluarga yang membutuhkan. Menurutnya, semangat berbagi inilah yang menjadi inti dari perayaan Idul Adha setiap tahunnya agar makna hari raya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Usai sholat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di masing-masing desa. Data dari panitia kurban Kecamatan Wawo mencatat total 39 ekor sapi disembelih secara serentak di tujuh desa.
Rinciannya, Desa Tinukari menyembelih 9 ekor sapi, Desa Salurengko 4 ekor sapi, Desa Puumbolo 7 ekor sapi, Desa Ulu Wawo 5 ekor sapi, Desa Wawo 9 ekor sapi, Desa Latawe 4 ekor sapi, dan Desa Walasiho 1 ekor sapi.
Proses penyembelihan dilakukan oleh panitia kurban di setiap desa dengan tetap memperhatikan syariat Islam dan standar kebersihan. Daging kurban kemudian dibagikan kepada warga, khususnya keluarga kurang mampu, anak yatim, dan janda.
Kepala Desa Ulu Wawo menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga dalam menyukseskan pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Menurutnya, jumlah kurban yang mencapai 39 ekor menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat untuk berbagi dan berkurban.
“Kami bersyukur pelaksanaan sholat dan penyembelihan berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi, baik sebagai pekurban maupun panitia. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT dan menjadi berkah bagi masyarakat Ulu Wawo dan Wawo,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan silaturahmi antar warga di Lapangan 45 Wawo. Dengan terselenggaranya rangkaian kegiatan Idul Adha 1447 H ini, diharapkan semangat kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di Kecamatan Wawo semakin menguat. Pemerintah Kecamatan Wawo juga mengimbau agar semangat Idul Adha terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari melalui aksi nyata berbagi dan membantu sesama










.jpeg)




